Gulai Kepala Ikan Pak Untung Semarang

Jadi kemaren, MF abis dari Semarang. H+7 lebaran Semarang udah ngga terlalu macet, mungkin para pemudik juga udah pulang kemaren-kemaren. Dan waktu udah nunjukin jam makan siang, akhirnya MF memutuskan untuk mencari makan. Rumah makan banyak yang ramai, mungkin karena orang-orang udah bosan makan ketupat jadinya milih makan diluar aja hehe.

Akhirnya, pilihan MF jatuh pada salah satu rumah makan yang tempatnya luas, dan waktu itu lagi rame banget. Jadi ya kesan pertama MF itu pasti enak 😀 Gulai Kepala Ikan Pak Untung.

Jpeg
Pengunjung rame banget (dokumentasi pribadi)

Waktu MF datang, itu tempat rame banget. Untungnya, parkiran luas, bahkan untuk mobil bisa muat lebih dari 10 mobil. Parkir motor ada di sebelah, dan juga muat banyak. Tempatnya sederhana, tapi luas. Nggak ada dinding, cuma ditutup pakai penutup yang dari bambu. Waktu itu MF nyobain Gulai Ikan Pak Untung yang di Jl. Brigjen Sudiarto No. 270 Majapahit, Semarang. MF duduk di tempat duduk paling depan, jadi nggak panas. Atapnya juga bukan dari genteng, melainkan asbes (?) entahlah apa namanya yang semacam asbes.

Jpeg
Tempat parkir luas (dokumentasi pribadi)

Untuk makanan, jadi MF sampai di sana pukul 13.00 an lebih. Agak lama pelayan datang, akhirnya MF panggil pelayannya, baru deh datang. Trus pelayan kasih menunya, banyak banget pilihannya, tapi setelah MF amati ternyata yang banyak pilihan ikannya, ada ikan salmon, kakap, nila, seafood, ayam pun juga ada. Sayur dan tumis juga ada, minuman pun banyak pilihannya. Dan disini ada nasi kongbap, MF coba pesan deh 1 nasi kongbap.

Setelah milih, pukul 13.40 mbak pelayan bawa pesanan kami ke dapur untuk dibuat. Awalnya sih santai ya nungguin pesanan, sampai lama kelamaan bosen juga, soalnya udah hampir 30 menit belum ada yang datang sama sekali, minum pun belum. Padahal pesanan MF juga nggak susah minumannya, 2 es teh, 1 lemon tea, 1 jus alpukat, dan 1 lychee tea. Ehm, itu bukan buat MF semua ya, karena MF dateng bareng keluarga jadi pesannya nggak cuma satu hehe.

Setelah hampir 15 menit, pelayan datang lagi dan bilang kalau jus alpukat abis. Menurut MF ini kelamaan, karena 15 menit seharusnya udah bisa bikin minuman lain yang MF pesan. Masa’ iya buat teh musti nyeduh dulu, pastinya rumah makan segede ini udah siap donk. Dan kemudian pukul 14.00 an minuman baru datang! Setelah 20 menitan nunggu baru datang minum aja >.<“

Jpeg
Dari kiri ke kanan, lychee tea, jus jambu, lemon tea

MF langsung cobain lemon tea nya, enak sih. Pertama datang MF kaget, kok warnanya hitam ya? Nggak ada potongan lemon atau jeruk nipis seperti biasa. Rasanya dominan asam daripada manis, tapi menurut MF ini oke. Entah hitam karena apa, MF lihat diatas gula ada serbuk lain, atau itu lemon tea sachet trus ditambah gula? Entahlah.

Untuk lychee tea, rasa lecinya dominan. Ada dua butir leci di dalam teh. Enak sih, cuman MF nggak terlalu suka leci. Mungkin lebih mirip Fruit tea.

Lama kelamaan sempat curiga jangan-jangan pesanan MF lupa dicatat. Akhirnya tanya ke mbak pelayan yang nyatat tadi, katanya masih dibuat. Oke deh, tunggu lagi aja, tapi kalau masih harus nunggu 30 menit lagi mending di cancel aja T_T

Akhirnya pukul 14.24 WIB pesanan MF datang. Hampir 1 jam nunggu dan ternyata cuma gini. Iya cuma gini. Dan agak sebel sih, nasi kongbap yang MF pesan habis. Bukan sebel karena habis, tapi sebel kenapa baru ngomong dan tiba-tiba aja pelayannya bawa 5 nasi putih.

Melihat sepintas ternyata tidak seperti apa yang MF bayangkan. Kami pesan kakap fillet goreng @Rp 25.000, kangkung terasi @Rp 13.000, salmon fillet saus korokeling @Rp 38.000, nila masak korokeling @Rp 24.000, udang masak korokeling @Rp 25.000, nasi putih @Rp 5.000, es lemon tea @Rp 7.000, es teh lychee @Rp 11.000, es teh manis @Rp 4.500, jus jambu @Rp 12.000.

Awalnya MF penasaran sama saus korokeling ini, soalnya MF tau korokeling gara-gara daun ini sering dipakai buat masak gulai kambing. Kadang ibunya MF bikin acar bandeng juga pake daun korokeling ini dan warnanya kuning. Jadi ekspektasi MF ya kuahnya mirip-mirip gulai gitu, eh ternyata si mbak pelayan bilang saus korokeling sama juga dengan saus asam manis. Sebelumnya juga MF pesan pedas, cuman ternyata pedasnya pakai cabe merah beberapa buah gitu, jadi kalau mau pedas ya sambil makan cabe. Untuk rasa saus korokeling / asam manis, cukup lah. Kalau nilai 0 dari 10, MF kasih nilai 7 untuk kuah asam manisnya. Cuma sayangnya, sepertinya udangnya kurang fresh 😦 Tapi untuk dimasak oke lah, masih chrispy gitu. Kalau untuk salmon nya menurut MF terlalu kecil, hehe, atau karena di fillet ya?

Untuk kakap goreng fillet, ternyata cuma digoreng. MF pikir difillet tapi masih membentuk ikan, ternyata dibuat balok-balok gitu. Ada 5 balok ikan dalam satu porsi, dan sebagai cocolan dikasih saus sambal. 5 balok ikan dengan harga segitu dan tidak ada spesialnya, bagi MF terlalu mahal. Untuk rasa kakap fillet gorengnya sih oke, MF kasih nilai 7 juga, pas nggak terlalu asin atau kurang asin. Dan lagi empuk chrispy gitu dagingnya.

Jpeg
Kakap fillet goreng (dokumentasi pribadi)

Untuk kangkung terasinya, satu porsi dengan harga segitu terlalu sedikit menurut MF. Rasa juga standar. MF belum nemu yang spesial di kangkung ini.

Nah, kan kebanyakan yang MF pesan sama tuh, bisa dimasak bersamaan gitu maksudnya. Tapi kok datangnya lama ya, sungguh disayangkan.

Untuk makanan MF belum menemukan yang spesial, entahlah atau yang spesial itu di gulai atau sup ikannya karena MF nggak pesan menu itu. Yang sangat disayangkan adalah pelayananannya yang lama. Saat itu MF lihat ada banyak karyawan juga, jadi bisa lah untuk melayani banyak pengunjung. Jadi pesanan datang nggak sampai 1 jam gini. Trus meja yang udah dipakai pelanggan nggak langsung didatangi pelayan untuk dibersihkan. Jadi masih ada beberapa meja dengan piring dan gelas kotor sebelum akhirnya ada pelanggan lagi yang menempati tempat itu.

Keseluruhan MF kasih nilai 6 untuk rumah makan ini 😦

Tapi ini penilaian MF ya, berdasarkan saat MF datang dan makanan yang MF coba serta lidah MF yang merasakan. Orang lain bisa beda penilaian, dan mungkin juga rumah makan ini udah meningkatkan pelayanannya. Dan kalau MF lihat sih, rumah makan ini cukup sukses karena di Semarang sendiri udah ada 2 cabang lainnya 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s