Review Film Beauty and the Beast 2017

Sejak dirilis dan tayang di bioskop pada Maret 2017, MF benar – benar nggak tertarik dengan film ini. Ya karena emang MF udah hafal mati sama film kartun Beauty and the Beast yang tahun 1991 itu. Ya sama lah ya, dan waktu itu MF nggak terlalu kenal (elah kenal :P) sama pemainnya, kecuali Emma Watson dan Josh Gad.

Ya udah, sampai beberapa lama MF nggak niat untuk nonton film ini. Tapi lama – kelamaan MF jadi tertarik pengen nonton juga. Oke lah, just for fun akhirnya MF nonton film Beauty and the Beast.

dance
Beauty and the Beast (dokumentasi pribadi)

Film Beauty and the Beast yang tokoh utamanya diperankan oleh Emma Watson sebagai Belle dan Dan Stevens sebagai Beast, bercerita mengenai seorang gadis desa yang terkenal aneh dan kutu buku di kalangan masyarakat desanya. Belle tinggal bersama ayahnya yang bernama Maurice (Kevin Kline), seorang seniman yang telah menduda sejak Belle bayi.

Meskipun warga desa menganggap Belle aneh, namun seorang pemuda veteran perang bernama Gaston (Luke Evans) tidak menganggap demikian. Ia bersikeras untuk menjadikan Belle sebagai istrinya. Sahabat Gaston yang berama LeFou (Josh Gad) sebenarnya sudah mengenalkan Gaston pada gadis-gadis cantik lainnya, namun Gaston lebih menyukai Belle. Lalu, apakah Belle menyukai Gaston? Jelas tidak. Gaston bukan tipe laki-laki impian Belle.

Suatu hari, ketika Maurice hendak pergi berdagang, di perjalanan ia menemui kendala. Jalan yang biasanya ia lalui tertutup oleh pohon tumbang. Jadi Maurice mencari jalan lain yang mengantarnya hingga menuju istana Beast. Awalnya, Maurice tidak berpikir aneh pada istana tersebut, namun ia jadi takut ketika ada tempat lilin, teko, cangkir, hingga perabotan istana lain yang bergerak. Karena takut, Maurice memilih untuk berlari keluar. Di taman istana tersebut, Maurice mengambil setangkai bunga mawar karena teringat akan permintaan Belle sebelum Maurice pergi. Namun naas, perbuatannya itu diketahui oleh Beast. Dengan geram, Beast menarik Maurice dan memenjarakannya.

Firasat Belle tidak enak karena sang ayah tak kunjung pulang, akhirnya ia melacak ayahnya dan mendapati ayahnya dipenjarakan dalam sebuah istana. Belle bersikeras menggantikan posisi ayahnya, jadi ia menggantikan posisi sang ayah di penjara.

Akhirnya, Belle lah yang dipenjarakan oleh Beast. Seperti yang telah kita ketahui bahwa Beast sebelumnya adalah seorang pangeran, namun karena didikan ayahnya ia menjadi sombong sehingga penyihir mengutuknya menjadi hewan buas. Tak hanya itu, semua pelayan istana pun diubah menjadi perabotan istana. Lumière (Ewan McGregor) sang tempat lilin, Maestro Cadenza (Stanley Tucci) sang harpsichord, Cogsworth (Ian McKellen) sang jam, Mrs. Potts (Emma Thompson) sang teko, Madame de Garderobe (Audra McDonald) sang lemari, Plumette (Gugu Mbatha-Raw) sang pembersih debu, Chip (Nathan Mack) sang cangkir, dan tak lupa peliharaan Maestro Cadenza dan Madame de Garderobe, Frou-Frou (Gizmo) si anjing kecil yang menjadi pijakan kaki.

belle
Belle (dokumentasi pribadi)

Para perabot istana ini menginginkan Belle tinggal di istana untuk sementara waktu, mereka berharap Belle adalah cinta sejati Beast dan kutukan akan hilang sehingga mereka kembali menjadi manusia. Namun sayang, sikap Beast yang kasar membuat Belle dan Beast tidak akur. Namun lama kelamaan mereka dapat akur hingga Beast memperbolehkan Belle meninggalkan istana untuk menjenguk ayahnya.

beast
Beast (dokumentasi pribadi)

Suatu hal yang tak diinginkan terjadi, Belle yang datang menemui ayahnya justru dipenjarakan bersama sang ayah karena mereka dianggap mengarang cerita. Belle menunjukkan kaca yang dapat memperlihatkan Beast yang justru membuat Gaston ingin membunuh Beast.

Singkat cerita, Gaston dan penduduk desa mendatangi istana dan berniat membunuh Beast. Belle dan ayahnya berusaha untuk keluar dari kereta dengan membuka kunci kereta tersebut. Akhirnya, Belle dan sang ayah dapat melarikan diri dan mereka langsung menuju istana.

Seluruh perabot istana melawan amarah para penduduk desa, sedangkan Gaston memburu Beast. Belle datang ketika Gaston sedang bertarung dengan Beast. Gaston terjatuh dari jembatan yang runtuh dan Beast terkena peluru dari tembakan Gaston. Belle segera datang dan berlari menghampiri Beast. Sayangnya, kelopak bunga mawar terakhir sudah jatuh, artinya Beast dan seluruh pelayan istana tidak akan kembali menjadi manusia lagi.

Agathe (Hattie Morahan), sang penyihir, melihat ketulusan Belle dan akhirnya mematahkan kutukan tersebut. Beast dan seluruh perabot istana kembali menjadi manusia seperti semula.

Cukup ya sinopsisnya hehehe

Karena film Beauty and the Beast ini, MF jadi suka sama Emma Watson. Sebelumnya MF cuma lihat doi di Harry Potter, dan terakhir film Regression, MF nggak sreg banget sama Emma dan filmnya karena filmnya yang penuh teka teki bagi MF. Tapi karena film ini, MF jadi berburu filmnya si Emma, dan you know, MF sampai nonton semua film Harry Potter dari yang Harry Potter and the Sorcerer’s Stone sampai Harry Potter and the Deathly Hallows 2.

Di sini peran Emma sebagai Belle total banget, beda banget sama di Harry Potter yang identik dengan cewek tomboy dan galak. Sebagai Belle, Emma terlihat anggun. Dan katanya sih, Emma ditawarin main di film Cinderella sebelumnya, tapi doi nolak dan milih peran jadi Belle. Nice choose Emm πŸ˜€

Efek dari filmnya juga bagus menurut MF. Scene animasinya menyatu dengan latar kehidupan nyata. Karena tertariknya, MF sampai cari behind the scene film ini. Dan lebih di bagian Lumiere dan perabot lain bernyanyi “Be Our Guest” untuk Belle, itu salah satu bagian yang MF suka.

Yang kaget ya Maestro Cadenza, ternyata doi yang jadi pembawa acara di The Hunger Games, Caesar Flickerman. Beda banget gitu, di Beauty and the Beast doi jadi ompong dan kelihatan tua banget, di The Hunger Games doi kelihatan masih muda gitu.

Untuk Beast, sebelumnya MF kurang tau Dan Stevens. Makanya di awal film MF bingung, “Ini yang jadi pangeran siapa sih“. Dan geli sama make up pangeran hehehe. Coba bayangin deh, pangeran pakai make up bedak putih trus pakai lipstik begitu, geli πŸ˜€

adam
Mungkin dulu make up begini lagi trend (dokumentasi pribadi)

Meskipun kita udah tau ending ceritanya, tapi karena diangkat ke live action jadi lebih menarik. Dan tambahan, Emma Watson yang notabene adalah pemain film dan doi belum pernah nyanyi, demi film ini doi jadi latihan vokal dan suaranya nggak bisa diremehin juga.

beastmakeup
Satu lagi yang bikin geli πŸ˜› (dokumentasi pribadi)

Untuk beberapa artikel kedepan, mungkin MF bakal review filmnya Emma Watson, jadi jangan bosen ya, Be our guest πŸ™‚

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s