Menikmati Hamparan Bunga di Tengah Dinginnya Udara

Libur memang belum tiba, tapi MF udah merencanakan liburan ke suatu tempat. Yah, semumpung teman-teman juga masih di perantauan dan belum kembali ke daerah masing-masing, jadilah kami liburan.

Tempat liburan yang kami pilih adalah Umbul Sidomukti. Umbul Sidomukti itu sebenarnya nama suatu desa di Jimbaran, Bandungan, Semarang. Karena daerah sini digunakan untuk tempat wisata, jadilah tempat wisatanya juga diberi nama Umbul Sidomukti.

Sebenarnya ini bukan kali pertama MF ke Umbul Sidomukti, tapi boleh donk kesini lagi. MF ingin merasakan lagi serunya bermain flying fox . Gimana nggak pengen sih, flying fox yang ada di Umbul Sidomukti ini disebut-sebut sebagai flying fox tertinggi di Indonesia karena memiliki ketinggian 70 meter! Kita akan dibawa melayang seperti burung melintasi wahana dan kebun yang ada di bawahnya. Keren, kan? MF berangkat ber-6 dengan naik sepeda motor. Perjalanan tidak terlalu jauh, kurang lebih hanya satu jam. Karena berangkat pukul 10 pagi, MF rasa masih bisa main lama di sana.

Untuk sampai ke Umbul Sidomukti, dari arah Kota Semarang kita menuju Selatan ke arah Salatiga. Dari jalan ini, kita lurus terus sampai wilayah Kabupaten Semarang. Kawasan Bandungan ini berada di kanan jalan, jadi kita harus putar balik arah untuk bisa ke daerah Bandungan karena jalanan satu arah.

Dari sana, kita masih harus menempuh jalan sekitar 10 km hingga sampai ke Umbul Sidomukti. Berhati-hati saja karena jalanan sempit dan berliku, tikungan tajam dan tanjakan yang curam adalah tantanganmu di trek ini, hehehe. Yang penting berdo’a dan semoga kamu pengemudi yang profesional.

Skip skip skip, akhirnya kami sampai di Umbul Sidomukti.

Saat masuk Umbul Sidomukti, kita akan dimintai uang parkir. MF juga bingung sebenarnya ini uang parkir atau uang tiket masuk, selain itu juga MF nggak dikasih kartu atau tiket atau semacamnya sebagai tanda sudah membayar. Tapi yasudahlah ya, kayaknya Rp 2.000 untuk masuk di gerbang pertama itu.

Jadi sebenarnya, Umbul Sidomukti itu merupakan kawasan wisata. Nggak cuma wisata bermain, tapi juga wisata lain, ada camping ground, kolam renang, pondok wisata, dan wahana rekreasi keluarga lain.

Sampai di tempat awal, MF berhenti. Eh, salah satu teman MF lurus terus. Jadilah MF hanya mengekor dibelakangnya, tapi teman MF yang satunya lagi masih tertinggal di bawah. Jadi, MF asal ngikut aja temen MF yang pertama, dengan asumsi temen MF yang ketinggalan itu tahu MF mengarah kemana.

Kembali menanjak menuju ke tempat selanjutnya, kita harus membayar tiket (lagi) sebesar Rp 4.000 per orang. Semakin naik, tanjakan makin curam, sempat beberapa kali motor MF keluar jalan.

Hati-hati ya guys yang mau kesini karena kanan kiri juga jurang!

Akhirnya MF sampai ke sebuah tempat yang memiliki view keren banget! Kami masih berempat, dua teman kami belum sampai. Ah mungkin nanti juga tau, pikir kami.

1483756462750
View dari cafe (dokumentasi pribadi)

Kafe yang MF nggak tahu namanya ini menyuguhkan view yang gillaaakkk keren bangett!! Di bawahnya ada tanah lapang yang ditumbuhi rerumputan, entah itu digunakan untuk apa. MF hanya menikmati pemandangan dan udara yang sejuk ini.

Nggak lama kami berfoto, kami merasa aneh. Kayaknya tempat ini udah reservasi, pantas aja orang-orang liatin kami, hahaha. Akhirnya kami cabut dari sana dan kembali mengendara ke tempat yang lebih tinggi. Kalau dilanjutin mungkin sampai di istananya raja langit kali ya hehehe.

Next, sampailah kami ke sebuah tempat bernama Pondok Kopi, dan sepertinya ini tempat paling tinggi di Umbul Sidomukti. Pondok Kopi adalah areal rekreasi bagi yang ingin menikmati pemandangan Kabupaten Semarang dari atas, bahkan kamu juga dapat melihat Rawa Pening yang ada di Ambarawa.

Akhirnya, temen MF yang ada di rombongan terakhir sampai juga, dengan bete mereka berdua memarahi kami yang udah duluan, hehehe, maaf ye di atas nggak ada signal juga.

Biasa lah kegiatan cewek kalo ngumpul dan ada di tempat baru, foto! Kegiatan di sini yang bisa dilakukan adalah bersantai dan menikmati pemandangan dengan kesejukan yang menenangkan.

Oiya, di sini ada gua yang bisa dikunjungi. Tapi MF nggak masuk sih, nggak tau deh itu dalamnya apa. Di restorannya, kamu bisa memesan berbagai menu yang kebanyakan adalah nasi goreng dan mie. Mungkin bagi kamu menunya biasa, tapi kamu akan merasa bersyukur karena dapat makan di tempat yang indah ini, hehehe.

Restorannya dibuat outdoor, sehingga customer bisa menikmati keindahan alamnya sambil menikmati makanan. Untuk harga makanan dan minuman mulai dari Rp 10.000. Harga yang setimpal dengan view indah yang disuguhkan.

Kurang lebih satu jam di sini, MF dan teman-teman lanjut ke tempat wisata selanjutnya. Meskipun cuaca sedang mendung bahkan sempat gerimis, tapi kami tak gentar, hehehe.

Kami turun dari Umbul Sidomukti dan melanjutkan ke Bandungan, yaitu Setiya Aji Flower Farm. Salah satu kebun bunga krisan yang lagi trend juga di Semarang, hehehe.

Sebelumnya MF nyebut bunga krisan ini aster. Sepandangan MF itu bunga bentuk dan macam warnanya hampir sama, yaudah MF sebut aja aster.

Jadi, di tengah rintik hujan MF beserta rombongan turun ke Bandungan menuju Setiya Aji Flower Farm, meninggalkan pesona Umbul Sidomukti yang seolah menangis melepas kepergian kami, eaaa.

Karena masih buta jalanan, kami mencoba beberapa kali bertanya pada warga sekitar. Btw,
selain Setiya Aji Flower Farm, ada flower farm lain yang juga menawarkan keindahan bunga-bunga krisan ini, tapi itu bukan tujuan kami.

Sebelum sampai di lokasi, MF dan rombongan harus melalui jalan sempit, bisa dibilang ini
adalah jalan setapak, untungnya jalan sudah rata dengan semen meski tengahnya masih tanah. Kalau kalian mengendarai mobil, ada jalur khusus agar dapat sampai di flower farm. Kalau naik motor sih langsung aja susuri jalan, meskipun saat itu licin dan kondisi jalan sempit.

MF rasa daerah sini memang perkebunan, karena di kiri kanan jalan MF lihat ada pohon salak. Nggak lama akhirnya MF sampai di Setiya Aji Flower Farm. Sayangnya, lokasi parkir masih seadanya, masih becek dan berada di areal miring. Ada beberapa anak muda yang mengatur parkiran.

Menurut asumsi MF sih, flower farm ini milik salah satu petani bunga. Jadi, petani bunga ini memanfaatkan kebunnya yang masih tumbuh bunga-bunga indah ini untuk dijadikan tempat wisata, hmm nice ya! Jadi inget game Plant VS Zombie.

Singkat cerita, MF hampir masuk ke kebun dimana bunga-bunga krisan ini tumbuh. Di sana ada dua laki-laki yang akan meminta kita uang Rp 5.000. Hahaha bukan, bukan penodong, ya jelas mereka petugas farm flower yang lagi minta uang tiket masuk.

Di sini, kita bebas mau foto-foto berapa jepretan pun. Tapi, kita dilarang memetik bunga, kalau ingin memetik harus membayar Rp 7.500 per bunga. Dan kalau mau beli bunga, satu pot kecil harganya Rp 35.000. Up to you ya mau ngapain aja di sini. Memang utamanya adalah kebun bunga ini, tapi di depan juga ada bunga-bunga hias lain yang ditanam.

1483755789619
Hamparan bunga krisan pink (Dokumentasi pribadi)

Areal kebun krisan sendiri berada di dalam kebun yang tertutup atapnya. Jadi, atapnya ditutup semacam terpal atau plastik untuk mengalau air dan cahaya matahari terlalu banyak.

Pengairan di sini mengandalkan pengairan dari sumber air yang sudah diatur dengan selang dan pipa-pipa. Mungkin bunga krisan ini rentan, jadi tidak bisa terkena hujan dan panas terlalu banyak.

Skip skip skip, biasa lah di sini foto-foto juga karena memang tujuan utama tempat wisata ini adalah untuk berfoto.

1483755262682
Hamparan bunga kuning (Dokumentasi pribadi)

Oiya, untuk kamu yang lapar, di sini ada penjual dadakan yang menjual snack, minuman serta mie hangat. Memang mereka menjajakannya tanpa tempat permanen karena lokasinya di tengah sawah, yang penting kamu bisa mengatasi rasa laparmu ketika tiba-tiba lapar di sini.

Kalau kamu suka berfoto, datang aja kesini. Di sini kamu tidak bisa merusak atau tidur- tiduran di tengah hamparan bunga karena di kanan kirinya terdapat jalan dan bunga-bunga ini tinggi. Atau kalau nekat siap-siap saja ditegur dengan pengelola sini atau malah kamu bakal kena denda.

Kalau kamu ingin menikmati liburan murah, datang saja ke Bandungan, kunjungi Umbul Sidomukti atau Setiya Aji Flower Farm. Dan jangan lupa kosongkan memori kamera dan gadget-mu agar muat untuk foto banyak, hehehe. Happy holiday guys!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s