Review Film Spy (2015)

Malam itu MF lagi gabut, trus Kakak MF ngajakin nonton film. Pas banget kan tuh! Doi ngomong mau nonton film action. Tentang mata-mata gitu, MF terima sih, soalnya kakak MF juga senengnya genre film action gitu. Jadilah kami nonton film ‘SPY’.

Ini film masih baru, rilis tahun 2015 juga. Ya MF sebenernya udah ngantuk sih, cuman dipaksa melek buat nonton, yaudah nonton aja deh.

Jadi ceritanya, ada anggota CIA bernama Bradley Fine (Jude Law) yang berpartner dengan Susan Cooper (Melissa McCarthy). Fine dan Susan bekerja bersama, bedanya adalah Fine bekerja di lapangan sedangkan Susan bekerja di balik layar. Jadi Susan ini tugasnya kasih arahan ke Fine lewat monitor, biar misi bisa diselesaikan dan Fine selamat dari bahaya.

Fine dan Susan adalah partner sekaligus sahabat, tapi diam-diam Susan menyimpan rasa suka lebih dari sahabat kepada Fine. Sayangnya Fine tidak menyadarinya 😦

spy
Susan dalam film Spy / Gambar via youtube.com

Pada suatu ketika, Fine dan Susan mendapat tugas untuk menangkap teroris. Tapi naas bagi Fine, doi malah ditembak oleh anak sang ketua teroris, yaitu Rayna Boyanov (Rose Byrne). Adegan Fine ditembak oleh Rayna tertangkap kamera Susan. Melihat sahabatnya ditembak, Susan tak terima dan doi langsung terjun ke lapangan menyelamatkan Fine.

Mendengar niat Susan untuk menyelamatkan Fine, sang kepala CIA, Elaine Crocker (Allison Janney) melarang Susan. Padahal sepuluh tahun yang lalu Susan adalah seorang agen CIA hebat, namun sekarang tidak lagi karena berat badannya sudah melebihi normal. Tapi, Crocker malah menyuruh Rick Ford (Jason Statham), yang menyelesaikan misi.

Meskipun dilarang, Susan tetap bersikeras untuk menyelamatkan Fine, apapun yang terjadi. Jadilah Susan menyamar menjadi asisten Rayna dan memata-matainya.

Terjadi aksi yang menegangkan sekaligus kocak dalam mencari Fine. Dan ternyata Fine masih hidup! Benda yang ditembak oleh Rayna dulu bukanlah kepala Fine, tapi lensa kontak yang dipakai Fine ditempelkan di buah dan kemudian ditembak oleh Rayna. Jadilah seperti kepala yang tertembak.

Namun, Fine telah berubah. Melihat Susan, ia seperti tak mengenal. Tentu saja hati susan hancur. Meski begitu, Susan yakin bahwa Fine akan kembali seperti dulu lagi.

Dan benar saja, Fine melakukan itu hanya untuk berakting di depan Rayna. Selebihnya, Fine tetap berpihak pada Susan dan menolong Susan.

Sinopsisnya dikit aja ya, hehehe. Filmnya seru banget, kocak lagi. Walaupun nonton sempet ketiduran, tapi MF masih bisa nangkap alur cerita filmnya. Film action komedi ini cocok ditonton bareng keluarga. Adegannya nggak terlalu “ngeri”. Cuman ya banyak adegan tembak-tembakan gitu.

Awalnya MF agak males sama film ini, soalnya aktor dan aktrisnya MF nggak familiar. Cuma satu yang familiar, ya si Rose Byrne, si emaknya Insidious. Yang lain MF nggak begitu tau. Tapi setelah nonton filmnya, eh belum selesai masih di pertengahan, MF mulai suka. Komedinya dapet, nggak garing.

Udah sih gitu aja, hehe 😀 Kalau mau kasih bintang, dari lima bintang ini MF kasih lima bintang! Wuiih saking kerennya film ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s