Review Film Goosebumps

Hooooyyyyy! He he he lama ya nggak review film padahal sering nonton film. Iya iya MF males, udah deh! >.<

Nah! Siapa sih yang nggak tau Goosebumps? Berawal dari sebuah buku cerita horor anak-anak. Anak tahun 90an pasti ngerti lah ya, bahkan ada yang ngoleksi buku karya R.L. Stine ini. Nggak salah kok, emang ceritanya seru dan nggak usah takut, itu fiksi.

Menurut MF sih kalau bukunya nggak serem ya, hehehe. Orang itu monster-monster gitu, dan di Indonesia hantu semacam itu mah nggak ada. Coba kalau ceritanya kuntilanak, pocong, tuyul, gitu-gitu deh, MF bakalan takut.

Stop! MF nggak akan bahas bukunya, tapi filmnya yang masih anget nih, baru rilis 16 Oktober 2015 lalu di Amerika. Tau ada trailernya, wuiih langsung ngebet pengen nonton. Bukunya aja seru, gimana filmnya kan? Apalagi ada Jack Black. Biasanya si doi maen film komedi, tapi di sini doi jadi peran yang antagonis gitu. Doi jadi si R.L. Stine.

R.L. Stine hidup dengan menutup diri dari pergaulan dan lingkungan. Bahkan rumahnya dipagari tinggi agar anak perempuannya, Hannah Stine (Odeya Rush), nggak keluar rumah dan bergaul dengan orang lain. R.L. Stine juga hidup pindah-pindah, sekali ketahuan orang langsung pindah, begitu terus.

Suatu hari, ada sebuah keluarga yang terdiri dari ibu dan seorang anak laki-laki, yaitu Gale Cooper (Amy Ryan) dan anaknya Zachary “Zach” Cooper (Dylan Minnette). Mereka pindah gegara mereka baru ditinggal ayah mereka 😥

Zach sering liat Hannah, trus dia tertarik gitu pengen temenan. Zach anak yang rada ansos, jadi tau tetangganya ada anak sebayanya dan cakep, doi jadi seneng deh. Pas malam hari, Zach harusnya dateng ke acara prom night sama temennya yang aneh, nyebelin, tapi lucu, yaitu Champ (Ryan Lee).

Tapi Zach denger R.L. Stine mukul Hannah trus Zach lapor ke polisi, begitu polisi dateng nggak terjadi apa-apa dan Zach dihukum. Trus Zach kembali ke rumah Hannah diam-diam, kali ini ada Champ.

Zach masuk ke dalam rumah R.L. Stine yang penuh misteri, sampai Zach dan Champ menemukan rak buku karangan R.L. Stine, yaitu Goosebumps. Semua buku dikunci, trus Zach buka kuncinya buat buktiin ke Champ bahwa tidak ada yang ditakutkan.

Karena mendengar keributan, Hannah keluar dan hampir memukul mereka berdua. Akhirnya ketahuan deh, tapi selaw sih asal nggak ketahuan si R.L. Stine. Tapi sayangnya, salah satu buku udah dibuka kuncinya oleh Zach. Itu berarti, bencana mulai muncul.

Satu monster dalam cerita itu muncul, yaitu si Manusia Salju Mengerikan. Bingung deh mereka cari cara buat masukin lagi tu monster ke buku. Kejar-kejaranlah mereka dengan si monster, sampai akhirnya di tempat hockey, tiba-tiba R.L. Stine datang dan masukin monster itu lagi ke buku.

Begitu balik ke rumah, sayang banget buku yang ada di rak udah berantakan. Itu artinya ada yang ngacak-acak. Dan bener, satu hantu serem keluar, yaitu Slappy. Si boneka jahat!

slappy
Slappy si boneka jahat, tatapannya aja serem (Dokumentasi pribadi)

Mulai dari itu deh, semua monster Goosebumps keluar, mulai dari manusia salju, belalang raksasa, gnome, tanaman raksasa, manusia srigala, dan monster serta hantu lainnya.

Celakanya, buku Goosebumps udah dibakar Slappy. Itu artinya, mereka tidak bisa mengembalikan monster itu ke dalam buku. Jadi harus buat cerita lagi untuk memenangkan teror ini. Dan hal lain yang lebih celaka, Zach yang sudah mencintai Hannah jadi sedih gara-gara Zach tau kalau Hannah itu hanya gadis khayalan, ia muncul lantaran R.L. Stine nulis cerita tentang Hannah, trus si Hannah muncul deh. Diakui R.L. Stine sebagai anaknya untuk nemenin dia.

Dan filmnya berakhir bahagia, R.L. Stine menulis cerita agar semua monster kembali ke dalam buku. Karena kemudian dia disandera Slappy, akhirnya Zach yang menyelesaikan cerita itu. Tapi berhasil juga kok. Dan Hannah yang tadinya ikut terhisap ke dalam buku bersama monster yang lain, kembali lagi ke dunia nyata karena cerita karangan R.L. Stine yang baru. Trus R.L. Stine nggak jadi orang tertutup dan ansos lagi, Hannah juga udah sekolah di sekolah normal, dan happy ending deh 😀

Menurut MF sih bagus buat tontonan keluarga, semua umur. Nggak serem kok, lucu iya. Mungkin kalau anak-anak seremnya gara-gara monster ini. Tapi ada satu yang serem, si Slappy itu.

Jadi inget film Dead Silence, si Billy yang serem itu. Ya itu sih, soalnya si Slappy udah boneka, serem, trus dia bisa ngilang-ngilang gitu, jahat lagi! Komplit bikin serem.

Trus R.L. Stine asli juga maen di film ini loh, meskipun cuma cameo. Doi keluar sebagai guru drama, yaitu Mr. Black, dan nyapa si Jack Black dengan sapaan “Halo, Mr. Stine”, hahaha. Berasa nyapa diri sendiri ya om?

Kalau kasih bintang, dari 1 sampai 5, MF kasih bintang 4 deh. Komedi dapet, horor dapet, dan adegannya bisa dikonsumsi semua umur.

Udah gitu aja sih, yang mau nonton silahkan, emang udah nggak ada di bioskop jadi kamu bisa sewa VCD/DVD nya, atau download filmnya, hehehe.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s