Happy Train on 17 August!

Hay Bray!
MF bakal share pengalaman MF naik kereta gratis memperingati hari kemerdekaan Indonesia yang ke 70 tahun nih. Sebelumnya selamat ulang tahun ya Indonesia! Semoga dengan bertambahnya usia kamu makin baik, entah siapa yang memimpin yang penting Indonesia jadi baik dah.

Okey, jadi ceritanya ada promo tiket kereta gratis nih untuk Jawa dan Sumatera dalam rangka hari kemerdekaan. MF dapat info dari kakak MF. Nggak mau menyia-nyiakan kesempatan, MF mulai planning dah ke Jogja naik kereta gratis. Hahaha 😀

Planning MF sih mau ke Jogja dari Semarang. Tapi, karena nggak ada jadwal dari Semarang ke Jogja dan sebaliknya, jadi MF berangkat dari Semarang Poncol ke Solo Purwosari, baru dari Solo Balapan ke stasiun Yogyakarta atau stasiun Tugu. Dan pulangnya karena nggak ada kereta, jadi pulang naik bus sampai Semarang.

Promo Gratis Hari Merdeka di stasiun (Dokumentasi pribadi, taken by Canon PowerShot A2300)
Promo Gratis Hari Merdeka di stasiun (Dokumentasi pribadi, taken by Canon PowerShot A2300)

MF berangkat bersama kakak MF. Pagi-pagi udah ke Stasiun Poncol Semarang karena takut kehabisan tiket. Pukul 7.12 udah sampai tuh di stasiun dan cus langsung cari tiket. Bersyukur banget karena masih dapat tiket. Kereta api Kalijaga jurusan Semarang Poncol ke Solo Purwosari.

MF agak asing gitu sama nama Purwosari, setau MF cuma Solo Balapan, hehehe. Ternyata kereta masih berangkat pukul 8.45, jadi ya nunggu-nunggu dulu di stasiun.

Info aja yang belum tau dimana sih Stasiun Poncol, letaknya di dekat kota lama Semarang. Dari perempatan pasar Johar, belok kiri, trus kiri lagi, abis itu belok kanan lurus, dan belok kiri lagi, Stasiun Poncol ada di kanan jalan. Ribet kan? Makanya lihat Google Maps aja deh, haha 😀

Halaman depan Stasiun Poncol (Dokumentasi pribadi, taken by Canon PowerShot A2300)
Halaman depan Stasiun Poncol (Dokumentasi pribadi, taken by Canon PowerShot A2300)

Nggak lama, kereta berangkat. Sensasi naik kereta ya gitu deh, asik asik berisik. Tapi bagusnya, kereta ekonomi sekarang pun bersih dan AC. Nggak ada pedagang asongan yang keliling nawarin makanan, dan ada tempat sampah di setiap gerbong, jadi bersih deh.

Tempat duduk kereta ekonomi Kalijaga (dokumentasi pribadi, taken by Canon PowerShot A2300)
Tempat duduk kereta ekonomi Kalijaga (dokumentasi pribadi, taken by Canon PowerShot A2300)

Agak geli sih waktu lihat AC nya, ternyata yang dipakai AC ruangan bukan AC kendaraan. Tapi dalam satu gerbong ada beberapa AC jadi ya tetep aja dingin, cuma nggak bisa dikecilin kayak di bis, orang remote nya nggak ada hehehe. Ada satu lagi insiden memalukan waktu itu, MF salah gerbong!

AC di dalam kereta (dokumentasi pribadi, taken by Canon PowerShot A2300)
AC di dalam kereta (dokumentasi pribadi, taken by Canon PowerShot A2300)

Tempat duduk MF ada di gerbong 1. Karena jarak jauh banget dari peron stasiun, yaaa MF dan penumpang lain jalan juga dong ke ujung kereta. Waktu itu semua pada masuk gerbong, MF ngikut juga dan langsung cari tempat duduk. Ternyata ada, deket toilet!

Nggak masalah sih buat MF, toiletnya juga nggak bau kok. Udah hampir jalan setengah jam, tiba-tiba ada petugas yang muter-muter nyariin tempat duduk buat penumpang yang lain. MF sih santai aja karena nomor tempat duduk udah bener, eh ternyata MF tetep suruh pindah. Emang sih nomor tempat duduk bener, tapi gerbong salah!

Dengan muka malu MF menyusuri gerbong demi gerbong untuk menemukan tempat duduk yang benar di gerbong satu. Dan celakanya, itu ujung banget, sial! Eh tapi ada yang asyik nih, di tiap tempat duduk ada colokannya, jadi bisa ngecharge peralatan elektronik kita terutama HP, nyolok yang lain juga bisa, asal jangan nyolokin rice cooker aja deh.

Colokan di dekat tempat duduk (dokumentasi pribadi, taken by Canon PowerShot A2300)
Colokan di dekat tempat duduk (dokumentasi pribadi, taken by Canon PowerShot A2300)

Tiga jam kemudian, sampailah di Solo, yeay! MF jaga mata supaya nggak tidur dan nggak ketinggalan stasiun. Jadwal MF kan turun di stasiun Solo Purwosari nih, eh begitu sampai di stasiun Solo Balapan udah pada turun. Karena MF juga kebetulan ke Jogja dari Stasiun Solo Balapan, yaudah MF ikutan turun.

Stasiun Solo Balapan bersih dan besar. Semua rapi dan sudah modern. Mau cari angkutan buat ke kota juga gampang, begitu keluar gerbang peron langsung banyak yang nawarin kendaraan tuh, ada taksi, becak, trus lain-lain deh pokoknya.

Bagian dalam Stasiun Solo Balapan (dokumentasi pribadi, taken by Canon PowerShot A2300)
Bagian dalam Stasiun Solo Balapan (dokumentasi pribadi, taken by Canon PowerShot A2300)

Sampai disni MF langsung cari loket tiket. Dan kereta ke Jogja udah habis bray! Duh gimana coba, masa iya dari Solo pulang lagi ke Semarang, ngapain naik kereta coba kalo gini?

Akhirnya ada juga tiket ke Jogja yang paling siang, yaitu pukul 15.00, soalnya tiket untuk pukul 12.00 dan 13.00 udah habis. Dan itu bukan kereta gratis, kereta gratisnya juga udah habis. Eh ada sih, tapi pukul 16.00, yah sore banget, yaudah akhirnya MF beli tiket ke Jogja pukul 15.00.

Antrian loket rame (dokumentasi pribadi, taken by Canon PowerShot A2300)
Antrian loket rame (dokumentasi pribadi, taken by Canon PowerShot A2300)

Karena MF sampai di Solo masih pukul 11.45 an, jadi ya ngabisin waktu di Solo dulu sampai pukul 15.00 an. Oh iya, di deket Stasiun Solo Balapan ada Pasar Ayu Balapan, tapi MF nggak mampir kesitu. Nggak kepikiran mau mampir, kepikirannya mau makan, hehehe 😀

Di depan stasiun banyak banget warung makan, tinggal pilih deh mau makan dimana. Waktu itu, MF makan di warung makan “Sate Kambing ‘H. Kasdi'”. MF tertarik sama menu sate buntel yang ada disitu, yaudah pesen itu. Lagipula MF masih dalam masa pemulihan pasca operasi kemaren, jadi makan yang lunak-lunak dulu deh.

Kalau mau tau rasa sate buntel disini, baca aja reviewnya disini.

Setelah makan, MF dan kakak MF berencana shalat dzuhur di Masjid Agung Surakarta, sekalian ngabisin waktu gitu. Trus MF memutuskan naik BST (Batik Solo Trans) menuju Masjid Agung Surakarta. Baru 30 menit jalan, MF musti oper ke BST lain karena yg MF tumpangin nggak sampai di Masjid Agung.

Turun deh MF di halte depan rumah sakit Kasih Ibu. FYI nih, harga tiket BST untuk umum Rp 4.500, lebih mahal dari BRT Semarang yang cuma Rp 3.500. Dan turun lah MF di halte Kasih Ibu dan langsung memutuskan untuk shalat disana karena kalau ke Masjid Agung waktu udah nggak cukup.

Sehabis shalat, MF langsung otw menuju stasiun Solo Balapan. Sambil keluar mushola, MF kaget ada rame-rame di jalan. Ternyata ada mobil ditabrak kereta! Iyap, kereta yang lewat jalan raya itu. Ya salah si mobil sih, kenapa parkir di jalur kerta, ketabrak deh. Tapi ya nggak sampai ada korban jiwa sih, paling mobilnya aja tuh yang penyok.

Kereta yang nabrak mobil (dokumentasi pribadi, taken by Canon PowerShot A2300)
Kereta yang nabrak mobil (dokumentasi pribadi, taken by Canon PowerShot A2300)

Trus MF cuek aja langsung nunggu di halte lagi. Tak lama, MF dapet dah BST menuju Solo Balapan. Ternyata bener, untung nggak jadi ke masjid agung. pukul 14.30 an, penumpang kereta udah disuruh masuk.

Waktu itu MF beli tiket kereta ekonomi Madiun Jaya dengan harga Rp 15.000. Kali ini, keretanya nggak AC, tapi cukup luas dan nggak panas. Keretanya bersih, warnanya oranye dan toiletnya bersih. Enaknya naik kereta tuh gitu, ada toiletnya! FYI nih, di kereta ada mas-mas pramugara gitu nawarin dagangan, jadi jangan takut kelaparan selama perjalanan.

Di dalam kereta ekonomi Madiun Jaya (dokumentasi pribadi, taken by Canon Powershot A2300)
Di dalam kereta ekonomi Madiun Jaya (dokumentasi pribadi, taken by Canon Powershot A2300)

Butuh waktu sekitar satu jam untuk sampai di stasiun Tugu. Keadaan stasiun Tugu lebih besar daripada Solo Balapan. Lebih bersih juga sih dalamnya, tapi luar stasiun rame banget.

Di dalam stasiun Tugu (dokumentasi pribadi, taken by Canon PowerShot A2300)
Di dalam stasiun Tugu (dokumentasi pribadi, taken by Canon PowerShot A2300)

Sampai sana langsung dah MF cari trasnportasi menuju terminal Giwangan. Banyak juga transportasi umum di depan stasiun, mulai dari becak, ojek, taksi, sampai becak motor. Oiya, karena MF berdua jadi MF memutuskan untuk naik becak motor. Si bapak becak motor menyarankan untuk ke terminal Jombor karena lebih dekat dengan tarif Rp 40.000.

Yaa MF tawar dulu si bapak, takut ditipu dan kemahalan, kan MF juga belum tau lokasinya dimana. Takutnya cuma deket tapi mahal. Akhirnya, MF tanya ke pusat informasi di depan stasiun dan si mbak kasih tau harga biasanya Rp 30.000 – Rp 40.000 an. Yaudah deh balik lagi ke si bapak dan nawar Rp 30.000, akhirnya si bapak mau nganterin kami ke Jombor dengan tarif Rp 30.000.

Dan ternyata, terminal Jombor lumayan jauh sih, sekitar 30 menitan. Nggak lama setelah turun dari bemot, langsung dapat bus menuju Semarang. Bus ekonomi yang katanya menuju Semarang dengan tarif Rp 27.000. Langsung dah MF naik karena bus juga udah penuh, jadi bentar lagi berangkat. Pukul 17.00 bus berangkat.

Ternyata bus yang MF tumpangi ini nggak sampai ke Semarang langsung, cuma sampai di terminal Magelang. Cuma tarif setengahnya sih, Rp 12.000. Sampai di terminal Magelang udah sekitar pukul 18.00 dan terminal udah gelap dan sepi, dingin lagi!

Kebetulan banget langsung ada bus menuju Semarang. Busnya udah penuh sesak banget, tapi tetep aja ngetem, katanya sih nunggu operan bus terakhir dulu. Jadilah pukul 19.00 baru berangkat. Bus dari Magelang ke Semarang Rp 20.000.

Oper-operan penumpang nggak sampai disitu, sampai di Banyumanik dioper lagi sama bus yang lain tapi untungnya nggak bayar lagi dan dicariin bus oleh kondekturnya. Tanpa tunggu apa-apa langsung dah cus ke terminal Terboyo Semarang. Pukul 21.30 an, sampai juga di terminal Terboyo.

Untuk menuju Poncol, MF naik angkutan yang kebetulan ada di depan terminal. Tarif dari terminal Terboyo sampai Kota Lama Semarang Rp 4.000. Abis itu MF naik becak menuju Stasiun Poncol dengan tarif Rp 10.000.

Waaah sampai juga di Semarang! Kalau ditanya capek, ngantuk, pasti iya donk, orang perjalanan terus nggak ada berhenti. Tapi MF cukup puas bisa travelling ‘aneh’ kayak gini, hahaha 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s