Water Everywere

Baru kali ini MF ngerasa nggak selamanya main di pantai itu asyik. Kenapa sih? baca dulu deh…

Jadi ceritanya hari ini MF mau jalan ke pantai teruuusss…. Kayak nglembur, hehehe. Gimana enggak? Mulai dari pagi, MF singgah dari satu pantai ke pantai yang lain, itu dalam waktu sehari. “Sehari? serius? Pantai di Bali banyak loo”.
Iya serius! tapi nggak semua kok. Makanya itu, kayak berasa lembur gitu. Bukan nglembur kerjaan atau tugas, ini nglembur jalan di pantai. Yaa karena MF nggak lama di Bali, jadi mau gimana lagi? demi pengalaman šŸ˜€

Jadi dari pagi agak siang, MF ke Tanjung Benoa dulu. Tempat yang katanya surga mainan air itu. Begitu masuk, panas gillaaak…. Sorry ya MF bukan anak pantai, jadi nggak biasa sama panasnya pantai, hehehe :p
Tapi panas panas gini jadi berasa adem karena denger suara ombak di pantai. Pengen langsung lari trus nyebur ke pantai, eits! tapi malu sama orang-orang šŸ˜€

Begitu di pinggir pantai, MF nggak langsung nyebur, tapi nyebrang dulu ke Pulau Penyu. Widiw asyik kan tuh, udah kebayang tuh di Pulau Penyu bakalan bisa ikut melepas penyu-penyu kecil ke laut lepas, tapi nggak banyak berharap juga sih. Jadi kesana MF bareng temen-temen MF, satu perahu bisa ngangkut 10 penumpang tambah 1 nahkoda. Ceile nahkoda, hehe. Apa dong sopir nya perahu?Jadi si mas mas sopir perahu ini katanya orang Timor Timur. Dia bisa sampe Bali karena pas jaman Timor Timur melepaskan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, si mas mas sopir perahu ini dan beberapa keluarganya lari ke Bali, jadinya mereka sekarang menetap di Bali.

Oke oke cukup flashback nya….

Jadi dalam perjalanan menuju Pulau Penyu, kita bisa lihat ikan yang ada di laut dari atas perahu. Karena dalam perahu ada kaca tembus pandang yang memungkinkan kita dari perahu melihat kehidupan di bawah air. Airnya juga jernih loh, makanya ada kegiatan diving juga disini. Dan kita juga bisa kasih makan ikan-ikan pakai roti yang di kasih mas mas sopir perahu nya.

Tangan MF lagi kasih makan ikan pakai roti. Taken by Canon PowerShot A2300
Tangan MF lagi kasih makan ikan pakai roti. Taken by Canon PowerShot A2300

Daaan taraaaaaa….!! sampailah kita di Pulau Penyu! Nama tempatnya Deluang Sari. Jadi masuk di Deluang Sari kita diminta uang kebersihan Rp 5.000,-. Demi kebersihan tempat ini, nggak ada ruginya kita bagi, hehehe. Disini penyu nya dibeda-bedakan tempatnya, ada yang umur beberapa bulan di taruh di bak yang airnya bening, ada yang kecil-kecil juga, dan asyiknya ada yang boleh kita gendong, hehehe. Untung penyu nya anteng, digendong nggak rewel :p
Ada lagi tuh penyu yang di kandang di semacam rawa gitu, gede bener, kayak siluman kura-kura di drama Journey to the West atau kalo nggak kayak Muten Roshi di Dragon Ball. Eh eh eh, itu kura-kura bukan penyu. Yaaah sama dikit lah yaa…

Nah, di Deluang Sari ini nggak cuma penangkaran penyu, jadi disana ada hewan lainnya. Semut, lalat, serangga, belalang, nggak masuk hitungan!. Jadi selain penyu ada burung rajawali, kelelawar, burung rangkong, burung cendrawasih, dan ular piton. Tapi nggak tau ya kalau sekarang udah di upgrade koleksi hewannya.

Penyu yang boleh digendong, Koleksi Pribadi, taken by Canon PowerShot A2300.
Penyu yang boleh digendong, Koleksi Pribadi, taken by Canon PowerShot A2300.
Penyu di rawa-rawa, dokumentasi pribadi, taken by Canon PowerShot A2300
Penyu di rawa-rawa, dokumentasi pribadi, taken by Canon PowerShot A2300
Ini rawa-rawa rumah penyu, dokumentasi pribadi, taken by Canon PowerShot A2300
Ini rawa-rawa rumah penyu, dokumentasi pribadi, taken by Canon PowerShot A2300

Abis dari Deluang Sari, MF balik lagi pakai perahu tadi ke Tanjung Benoa. Daripada cuma nunggu dan makan siang, akhirnya MF main-main dulu. Tadinya mau coba parasailing, tapi karena cuaca kurang bagus nggak bisa deh. Dan diputuskan MF sama temen MF, Kurota, naik flying fish. Seru gillaaak! kita naik diatas semacam perahu karet yang ditarik pakai speed boat, trus dijatuhin di air, ditarik lagi sampai ke tepi. Bentar doang sih, tapi asyik kok šŸ˜€

Oke next trip, MF pergi ke Pantai Dreamland. Pantai paling keren yang MF kunjungi kali ini. Gimana enggak? airnya biru bergradasi, pasirnya coklat muda dan keputihan (eh ambigu). Yang jelas, ini pantai lebih bersih dari Tanjung Benoa, menurut MF sih. Dan lagi ombaknya juga gede. Tapi pas disini, MF nggak begitu niat mau basah-basahan, soalnya baju ganti udah nggak ada dan nggak enak banget kalo pulang dengan baju basah.

Pantai bergradasi di Dreamland, MF nongol dikit ^_^. dokumentasi pribadi, taken by Canon PowerShot A2300
Pantai bergradasi di Dreamland, MF nongol dikit ^_^. dokumentasi pribadi, taken by Canon PowerShot A2300

Disana seperti biasa, yaaa cuma ambil foto, ngeliatin orang-orang surfing. Jadi ngebayang kalo MF sendiri bisa surfing, hehehe, maen sepatu roda aja sering jatoh :p

Daaaan cuaca buruk kembali menerpa, yap pas di Dreamland mendung gitu dan gerimis pula, jadi tambah males maen air kan. Di deket pantai ada tebing yang tinggiiiii banget, nggak kesampaian manjat sana, hehe. Ada sungai juga, tapi nggak mengalir ke laut. Sungai nya berwarna hijau, kotor lagi, sayang banget.

Sungai di deket Pantai Dreamland, dokumentasi pribadi, taken by Canon PowerShot A2300
Sungai di deket Pantai Dreamland, dokumentasi pribadi, taken by Canon PowerShot A2300

Nggak lama di Dreamland, langsung cabut lagi ke pantai yang udah terkenal itu, yang namanya sama seperti pantai di Lombok, yap! Pantai Kuta. MF udah males banget sebenernya dan berharap banget hujan deres biar nggak usah ke Kuta, eh cuaca malah cerah. Yaa udah deh berangkat lagi kita ke Pantai Kuta. Di imajinasi MF, pantai Kuta bakal lebih-lebih bagus lagi, eh ternyata pas sampai disana….

Nggak seperti apa yang MF bayangkan. Maaf ya šŸ˜¦ menurut MF mungkin ini gara-gara terlalu ramainya Pantai Kuta, pasir pantai coklat gelap, terlalu ramai, air lautnya juga nggak terlalu biru bergradasi seperti Dreamland. Dan kagetnya lagi, ini pantai deket banget sama jalan raya. Sepanjang jalan menuju pantai, berjajar banyak outlet, distro, dan resto yang keliatannya borju. Ngeliatin aja udah enak, hehehe. Tapi MF tetep fokus aja ke jalanan, takutnya nabrak orang lagi :p

Pantai Kuta yang lagi ramai. Dokumentasi pribadi, taken by Canon PowerShot A2300.
Pantai Kuta yang lagi ramai. Dokumentasi pribadi, taken by Canon PowerShot A2300.

Sampai di pantai, MF foto-foto aja, hehehe. Lagian cuaca lagi-lagi kembali mendung. Jadi mungkin ini juga yang bikin pantai nya keliatan nggak asyik, hehe. MF sih sebenernya pengen cari mbak-mbak yang biasanya suka ngepang rambut kecil-kecil, eh malah nggak ada. Adanya tatto, nah MF kan lagi nggak bisa pake tatto, jadi nggak minta deh.

Kurang lebih pukul 18.30 WITA, MF udah siap balik ke hotel. langit masih keliatan biru, belum begitu gelap. Sebelum bener-bener balik, MF mampir dulu ke toko souvenir ‘Krisna’. Nah disini nih MF menebus dosa, hehehe. Iya lah, MF cari kaos seukuran kakak MF. Karena insiden di Jogger kemarin, jadi dia belum dapat oleh-oleh. Agak susah sih cari ukuran yang pas dan warna yang sesuai, sekalinya pas ukuran eh warna nggak ada, sekalinya warna ada eh ukuran yang nggak pas, tapi akhirnya nemu juga sih, semoga pas segalanya hehehe.

Akhirnya balik juga ke hotel dan tepar………

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s