Keagungan Patung Garuda Wisnu Kencana

Hihihi nongol lagi kita 😀

Abis merasakan malam yang agak agak aneh, hehe, lanjut jalan lagi boleh dong ya… Pagi ini MF udah planning mau ke Garuda Wisnu Kencana, yap patung nan megah itu ada di Kabupaten Badung. MF sempet kaget karena tempat wisata Garuda Wisnu Kencana itu ada di dalam komplek Universitas Udaya. Jadi mikir kalo mahasiswa Udayana hang out larinya ke Garuda Wisnu Kencana (GWK) kali ya, hehe.

Di jalan pas lagi tengak tengok, eh liat patung tangannya Dewa Wisnu. Mikir bentar, apa bener tangannya dibiarin dibuat disitu? Trus kenapa yang bikin patung naruh patung tangannya di tempat yang jauh dari badannya, kasian kan nanti kalo punggungnya gatel nggak bisa digaruk #tabok.

Sampai di GWK masih pagi, jadi masih sepi gitu. Enak kan tuh, tempatnya luas dan masih sepi, berasa dunia milik sendiri #lebay. Begitu masuk nggak disodorin langsung sama patungnya, tapi ama jejeran toko souvenir dan makanan, lagi lagi. Trus MF liat tuh ada papan jadwal pentas seni tari di GWK dan mulainya jam 1 siang sama malem, yaaah nggak bisa nonton.

Akhirnya MF lanjut aja jalan sambil liat-liat. Dan MF baru tau kalau patung Wisnu dan Garuda pisah, iya emang pisah badannya, bukan, bukan, maksudnya pisah tempatnya. Nggak jadi satu lokasi gitu. Jadi kalau dari pintu masuk kita lewat patung Wisnu dulu baru jalan lagi turun tangga dan voila! Ketemu deh ama patung Garuda.

Patung Wisnu ini tingginya sekitar 75 m dan lebar sekitar 60 m, jadi kebayang dong ya tingginya kayak apa. Katanya sih kalau selesai bakalan jauh lebih tinggi dan bisa mengalahkan patung Liberty. Hayoo patung Liberty siap siap dikalahin sama patung GWK ya.

Patung Wisnu di Garuda Wisnu Kencana, taken by Canon PowerShot A2300
Patung Wisnu di Garuda Wisnu Kencana, taken by Canon PowerShot A2300

Nggak puas liat patung dan foto-foto, MF tertarik juga di doain sama pendeta yang ada di sekitar patung, abis didoain MF dapat air suci sama beras, tinggal nyari rice cooker dan kita makan, hehehe. Yap disana ada pendetanya gitu, beliau doa in pengunjung yang minta doa, baik banget ya.

Puas ambil gambar sana sini, akhirnya MF turun tangga nyamperin patung Garuda. Widiiih sama kerennya, view dari tempat berdirinya patung Garuda bagus banget. Menghadap ke tanah lapang yang luas, dengan beralaskan rumput hijau, di sekitarnya berdiri kokoh tebing tebing nan indah, ah sedap dipandang mata. MF takjub banget!

Yang bikin MF bertanya-tanya, dibelakang tebing ada tanah lapang dengan tebing lagi dan ada banyak sapi disana. Tempat sapi-sapi itu dipagar tinggi sampai nggak bisa dipanjat *emang kamu mau manjat?*

Semua orang tau ya kalau umat Hindu amat menghargai sapi, mungkin ini alasannya mengapa ada sapi-sapi yang dipagarin disana. Nggak serem sih sapinya, warnanya coklat muda, keren kan, nggak serem kayak Sepi yang di Upin Ipin, hehe.

Udah muter-muter, yaa capek dong ya muter mulu. Akhirnya MF meninggalkan GWK dengan berat hati #lebay mode on. Hehe iya iya, udah lama juga di GWK akhirnya MF pergi dari sana dan berlanjut ke tempat berikutnya, good bye GWK, we will meet together again.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s